Kontribusi Koperasi terhadap UMKM

Kontribusi Koperasi Terhadap Perkembagan

UMKM

Riski Amesa

21208074

2EB07

Kontribusi Koperasi terhadap perkembangan UMKM (usaha mikro kecil menengah) sangatlah berpengaruh penting karna kontribusi dan UMKM merupakan salah satu lagkah yang sangat-sangat stategis dalam meningkatkan dan menguatkan dasar kehidupan perekonomian rakyat Indonesia dengan cara menyediakan lapangan pekerjaan dan mengurangi kesenjangan serta tingkat kemiskinan yang ada. Sehingga kontribusi koperasi  harus terencana, sistematis dan menyeluruh yang meliputi,penciptaan iklim usaha dalam rangka membuka kesempatan berusaha seluas-luasnya, pengembngan sistm usaha bagi UMKM untuk meningkatkan sumber daya lokal yang produktif sehingga dapat memenfaatkan kesempatan terbuka untuk berusaha.

Usaha mikro kecil menengah atau UMKM adalah salah satu bagian dari pelaku ekonomi yang besar karna UMKM merupakan pengaman bagi  Perekonomian Negara Indonesia ketika dalam masa krisis. Selain menjadi sector usaha tebesar UMKM juga dapat menciptakan peluang kerja bagi tenaga kerja dalam negri sehingga dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran yang tinggi di Idndonesia. Kunci dari keberhasilan UMKM adalah dengan tersedianya pasar yang jelas bagi produk, meskipun UMKM merupakan sektor perekonomian terbesar dan menjadi pngaman, pembangun perekonomiaan di Indonesia Usaha mikro kecil menengah ini juga memiliki kelemahan dalam bidang pemasaran, misalnya orientasi pasar yang lemah, kurang kuat dalam bersaing dengan sektor perekonomian yang lain, infrasruktur yang kurang memadai serta ketidak mampuan dalam menghadapi mekanisme pasar yang terbuka karna penguasaan pasar merupakam syarat bagi sektor perekonomia untk meningkatkan daya saing yang tinggi  Sehingga dukungan dari pemerintah untuk mendorong keberhasilan UMKM dalam rangka memperluas pasar melalui pemberiaan fasilitas teknologi informasi sangatlah dibutuhkan. Tetapi usaha pemerintah belum maksimal bahkan belum cukup adil dibandingkan yang diberikan pemerintah kepada sektor atau pelaku ekonomi yang lainnya misalnya untuk menyelamatkan bank century yang hanya dimiliki beberapa orang saja pemerintah dapat mengeluarkan dana yang sagat besar, sementarauntuk perkuatan sektor permodalan koperasi dan usaha mikro kecil menengah jumlahnya masih relatif sangat kecil contohnya kredit program pemberdayaan dan pembinaan koperasi dan UMKM yang ditangani kementrian Negara baik yang dikucurkan secara langsung maupun melalui bank-bank pelaksana yang manfaatnya telah dirasakan oleh puluhan ribu pelaku UMKM

Persentase jumlah UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) pada tahun 2003 mencapai persentase 99.9% dari seluruh unit-unit usaha yang ada, terdiri dari usaha menengah sebanyak 62.0 ribu unit dan usaha kecil sebanyak 42,3 juta unit usaha yang bagian terbesarnya merupakan usaha mikro. Perkembangan koperasi dan UMKM

terutama dalam penyerapan tenag kerja sektor koperasi menampung sekitar 23,39% sektor UMKM yang berjumlah sekitar 51,2 unit usaha, kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja mencapai 97,04%

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: